Tuesday, December 15, 2020

Kemitraan Lembaga Keuangan Penanam Modal, Investasi Usaha dan Build Operates Transfer (BOT)

 

Kemitraan Lembaga Keuangan Penanam Modal, Investasi Usaha dan Build Operates Transfer (BOT)

 

              Kemitraan adalah kerja sama dalam keterkaitan usaha baik langsung maupun tidak langsung atas dasar prinsip saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan yang melibatkan pelaku Usaha mikro, kecil dan menegah dengan Usaha besar. Build Operates Transfer (BOT) adalah bentuk pendanaan proyek swasta menerima konsesi dari entitas lain untuk mendanai, merancang, membangun, dan mengoprasikan suatu fasilitas yang dinyatakan dalam kontrak konsesi.

1.      Inti plasma

Kemitraan dalam bentuk inti-plasma mempunyai tujuan untuk membina dan mengembangkan usaha kecil yang menjadi plasmanya dalam memberi bimbingan teknis manajemen usaha dan produksi. Manfaatnya berupa pendapatan, lapangan pekerjaan, meningkatkan pengetahuan dan manajerial administrasi serta keterampilan.

2.      Subkontrak

kemitraan dalam bentuk subkontrak mempunyai tujuan untuk memproduksi barang atau jasa dan beberapa manfaatnya antara lain.

1)      Kesempatan untuk sebagian produksi

2)      Kesempatan memperoleh bahan baku

3)      Bimbingan dan kemampuan teknis produksi atau menejemen

3.      Waralaba

Kemitraan dalam bentuk warabala mempunyai tujuan untuk memperluas usahanya, manfaatnya mereka membetikan kesempatan dan mendahulukan usaha mikro, kecil dan menegah.

4.      Perdagangan Umum

Kemitraan dalam bentuk perdagangan umum mempunyai tujuan memasarkan hasil usaha kecil, memasok kebutuhan yang diperlukan oleh usaha besar mitranya. Manfaatnya penerimaaan pasokan dari usaha mikro, kecil dan menengah oleh usaha besar yang dilakukan secara terbuka dan pemenuhan barang dan jasa yang mengutamakan hasil produksi usaha kecil.

5.      Keagenan

Kemitraan dalam bentuk distribusi keagenan mempunyai tujuan penyaluran hasil produksi berupa barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Manfaatnya usaha kecil diberi hak  khusus untuk memasarkan barang dan jasa dari usaha menengah atau usaha besar.

6.      Bagi Hasil

Kemitraan dalam bentuk bagi hasil mempunyai tujuan penanaman modal dengan pihak usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi yang nantinya ada pembagian hasil sesuai dengan kesepakatan ke dua belah pihak. Manfaatnya bisa ikut menanam modal pada sebuah lahan dan bisa bagi hasil.

7.      Kerja sama Opersional

Kemitraan dalam bentuk kerja sama oprasional mempunyai tujuan menyediakan biaya, modal, manajemen dan pengadaan sarana produksi dan bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui pengolahan dan pengemasan.

8.      Patungan

Kemitraan dalam bentuk usaha patungan mempunyai tujuan menyelenggarakan aktivitas ekonomi bersama yang memberi manfaat guna mendapatkan hubungan bisnis yang berkelanjuutan.

9.      Penyumberluaran

Kemitraan dalam bentuk penyembeluaran mempunyai tujuan memindahkan beberapa proses bisnis ke suatu badan penyedia jasa dengan manfaat agar mereka pemborong pekerjaan dan penyedia jasa tenaga kerja.

Build operate transfer (BOT) mempunyai tujuan membiayai, merancang dan membangun suatu fasilitas atau proyek yang bermanfaat untuk bisa memenuhi kebutukan praktek sebuah perusahaan.

  Analisa dari beberapa kemitraan dan BOT yaitu;

  1. Kemitraan dagang umum, adanya jaminan harga atau produk yang dihasilkan dengan kualitas yang sesuai dengan yang telah di tentukan.
  2. Kemitraan waralaba, perusahaan menengah atau besar, terwalaraba dengan pelaku usaha mikro dan kecil sama sama mendapatkan keuntungan sesuai dengan hak dan kewajiban.
  3. Kemitraan subkontrak, sistem yang menggambarkan hubungan antara usaha besar, menengah, kecil dimana usaha besar sebagai induk meminta kepada UKM  untuk mengerjakan pekerjaan dengan tanggung jawab penuh.
  4. Kemitraan keagenan sistem yang dibangun antara hubungan pemegang merek (principle) dan suatu perusahaan dalam penunjukan untuk melakukan perakitan, pembuatan manufaktur serta penjualan distribusi barang modal atau Produksi Industri tertentu.
  5. Kemitraan intiplasma, kemitraan langsung dimana kelompok usaha mikro, kecil atau koperasi memproduksi atau menyediakan bahan baku bagi perusahaan .
  6. Build operate transfer (BOT), menyediakan semua kebutuhan bagi perusahaan yang membutuhkan modal.

Jadi, Kemitraan dan BOT sangat  berkaitan erat dengan kerjasama dalam pendanaan usaha baik langsung maupun tidak langsung atas dasar saling mempercayai, BOT termasuk pendanaan proyek swasta yang menerima konsesi dari entitas lain.

                                                            

Thursday, September 24, 2020

POTENSI DIRI

 Halo.. apa kabar? it's been a long time. Selama pandemi di rumah aja makin merasa ada perubahan pada diri sendiri gak? atau bahkan hal yang sebenernya ada di diri kamu yang bahkan kamu ga mengetahuinya sama sekali. nah, itu yang saya rasakan. sebenernya saya merasa seperti ini sejak masuk kuliah. pertanyaan "siapa saya?""apa tujuan saya?""untuk apa saya melakukan ini?""apa yang menjadi ketertarikan saya?" itu membuat saya merasa ingin menggali lebih dalam diri saya. semenjak saat itu, saya sadar kemampuan saya lebih mengarah kepada kemampuan verbal, dimana saya lebih menyukai berbicara, presentasi didepan orang, menjadi pembawa acara bahkan berpidato. tetapi kemampuan verbal saya tidak selaras dengan kemampuan interpersonal. saya tidak ahli dalam membangun komunikasi awal dengan orang yang baru bertemu, namun lain halnya jika orang lain yang mengajak saya berbicara duluan. maka dari itu, disamping saya merasa potensi saya secara verbal, namun disisi lain saya merasa kekurangan saya tidak selaras dengan kemampuan saya. saya terlalu berekspektasi buruk terhadap respon orang baru yang saya ajak bicara duluan. yang sedang saya kembangkan saat ini adalah bagaimana caranya agar selalu membangun relasi kepada orang lain tanpa berekspektasi terlebih dahulu dengan hal yang paling sederhana saja yakni menyapa orang lain terlebih dahulu dan membuang ekspektasi buruk mereka terhadap saya. hal ini saya lakukan dengan memberanikan diri, walaupun ada beberapa respon yang yaah tidak sesuai atau bahkan tidak merespon. tetapi balik lagi kepada diri saya bahwa hal ini saya lakukan untuk diri saya sendiri.

Friday, September 13, 2019

Autobiografi


Nama saya Fitra Suryani, biasa dipanggil Pipit. Lahir tanggal 30 Oktober 2001. Ya, bulan depan saya genap berusia 18 tahun. Saya anak ketiga dari tiga bersaudara. Tinggal di tangerang dan membuat saya harus pulang pergi naik bis umum. Saya alumni SMAN 1 Kabupaten Tangerang dan pernah menjadi santriwati di Pondok Pesantren Modern Manahijussadat sampai kelas tiga. Padahal rencana awal ketika mendaftar ke pondok, saya berniat untuk menjalankan amanah orang tua saya hingga enam tahun. Tetapi apa daya kita yang hanya bisa merencanakan, tetapi Allah punya jalan lain. Akhirnya saya meminta orang tua saya untuk memindahkan saya ke SMA yang jaraknya kurang lebih 1,5 meter dari rumah. Setelah melewati beberapa rintangan, sekarang saya kuliah di Universitas Esa Unggul. Dan mengambil program studi ilmu gizi dalam fakultas ilmu-ilmu kesehatan. Alasan saya mengambil gizi, karna diri saya sendiri. Saya igin mengontrol asupan – asupan yang dibutuhkan dan yang tidak dibutuhkan sekalipun oleh tubuh saya sendiri. Sehingga saya pikir ini akan bermanfaat untuk orang lain nantinya.
Dulu waktu saya menduduki bangku sekolah dasar, saya mengalami hal yang membawa kesan hingga sekarang. Diumur tujuh tahun, saya ompong. Dan hal ini diniarkan orang tua saya karna mereka pikir ini hanya ompong biasa, dan akan tumbuh seperti yang dialami kebanyakan anak seumuran saya. Tetapi hal ini saya alami hingga 12 tahun. Satu gigi susu saya tak kunjung tumbuh dalam 5 tahun lamanya. Orang tua saya mulai khawatir akan hal ini. Awal nya mereka masih  menganggap wajar, tetapi saya sering cerita kepada mereka bahwa saya sering dipanggil “ompong” oleh teman – teman saya. Hingga saat itu ibu dan bapak saya membawa saya ke klinik gigi yang terletak di daerah bitung – tangerang. Disitu saya di rontgen. Dan diketahui peyebabnya adalah di gusi tempat gigi susu saya tumbuh itu ada gigi yang melintang kesamping mengarah ke hidung, dan gigi yang hancur yang katanya akibat jatuh. Namun saya tak mengingat bahwa saya pernah jatuh hingga gigi saya hancur di dalam gusi. Dari klinik tersebut, saya dianjurkan lagi untuk melakukan perawatan di rumah sakit eka hospital yang terletak di BSD City. Disana saya dianjurkan untuk melakukan operasi untuk mengangkat gigi yang hancur dan gigi yang melintang tadi karna gigi yang melintang ini jika dibiarkan akan menyebabkan saya terkena sinusitis. Sebelum melakukan operasi saya melakukan perawatan orthodontic agar gigi saya mudah di angkat setelah dilakukannya pergeseran gigi dengan perawatan orthodontic itu tadi. Sekitar tahun 2015 saya melakukan operasi di rumah sakit angkatan darat untuk pengangkatan gigi-gigi yang harus diangkat tadi. Operasi ini melibatkan banyak dokter. Tidak hanya dokter gigi saja, disana ada beberapa dokter lain seperti dokter bedah mulut, dokter spesialis penyakit dalam serta perawat- perawat yang membantu mereka selama operasi. Alhamdulillah operas tersebut berjalan dengan lancar. Dan sekarang saya hanya menjalankan perawatan orthodontic untuk merapikan gigi saya yang acak-acakan setelah melakukan operasi. Tiga gigi saya dicabut, dua gigi bawah, satu gigi atas. Sekarang perawatan itu sudah berjalan hampir 5 tahun lamanya saya memakai kawat gigi. Sekitar 1-2 bulan sekali saya melakukan kontrol untuk perawatan ini dengan beberapa perkembangan yang gigi saya alami.
Dari pengalaman ini pelajaran yang saya dapat ialah tak ada yang tau apa yang Tuhan rencanakan. Entah itu dari kejadian baik atau buruk sekalipun. Tetapi kita hanya hamba-Nya yang lemah, dan sudah seharusnya percaya bahwa Tuhan pasti punya tujuan baik dari setiap detik kejadian yang manusia alami. Manusia hanya harus bersyukur atas apa yang Tuhan berikan dan tidak mengeluh tetapi berdoa semoga hal yang buruk bagi kita ada tujuan yang baik didalamnya.